AHY

AHY Salurkan Bansos Hasil Lelang Lukisan Kuda Api SBY

AHY Salurkan Bansos Hasil Lelang Lukisan Kuda Api SBY
AHY Salurkan Bansos Hasil Lelang Lukisan Kuda Api SBY

JAKARTA - Kegiatan sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat sering menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian. 

Di Indonesia yang dikenal dengan keberagaman budaya dan latar belakang masyarakatnya, kegiatan berbagi seperti bantuan sosial menjadi salah satu cara untuk mempererat hubungan antarkelompok. Hal tersebut juga menjadi wujud nyata bahwa semangat kemanusiaan dapat melampaui perbedaan suku, agama, ras, dan budaya.

Dalam beberapa kesempatan, tokoh nasional maupun organisasi politik turut berperan dalam kegiatan sosial yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan. 

Bantuan yang diberikan biasanya berasal dari berbagai sumber, mulai dari donasi, kegiatan amal, hingga hasil karya yang dilelang untuk tujuan kemanusiaan.

Salah satu kegiatan sosial tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Ia menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat, khususnya komunitas Tionghoa yang berada di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Bantuan tersebut berasal dari hasil lelang karya seni yang memiliki nilai filosofi sekaligus nilai kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pesan tentang pentingnya solidaritas sosial dapat tersampaikan kepada masyarakat luas. Bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan membantu secara materi, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan di tengah keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia.

Penyaluran Bantuan Sosial Di Kota Singkawang

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat Tionghoa khususnya yang ada di Kota Singkawang, Kalimantan Barat.

"Bantuan sosial ini bersumber dari hasil lelang lukisan Kuda Api karya mantan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono," kata AHY melalui siaran rilisnya, Senin (9/3).

Dia menjelaskan, dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Singkawang belum lama ini, bantuan dari hasil lelang lukisan Kuda Api karya Pak SBY sudah disalurkan, dan sampai saat ini juga masih terus disalurkan ke daerah lainnya.

"Di Singkawang, bantuan tersebut diserahkan di Vihara Panca Saddha, menjelang perayaan Festival Cap Go Meh yang menjadi tradisi budaya penting di kota tersebut," tuturnya.

Simbol Persaudaraan Dan Semangat Berbagi

Menurutnya, pemberian bantuan tersebut menjadi simbol persaudaraan lintas budaya serta semangat berbagi di bulan suci Ramadhan. Bantuan yang disalurkan menyasar masyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, ras, dan etnis.

Ia menegaskan bantuan sosial tersebut dilandasi semangat kemanusiaan dan kepedulian tanpa memandang latar belakang penerima manfaat.

"Semangatnya adalah membantu sesama. Tanpa melihat dari mana kita berasal, apa pun suku, agama, ras, dan etnis kita. Indonesia berdiri di atas keberagaman, dan di Kota Singkawang kita bisa melihat contoh harmoni itu," kata dia.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa semangat berbagi dapat memperkuat persatuan masyarakat. Dalam suasana Ramadhan yang penuh makna, aksi sosial seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Lukisan Kuda Api Dan Filosofi Di Baliknya

Bantuan sosial yang disalurkan merupakan hasil lelang lukisan berjudul Kuda Api karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Lukisan tersebut terjual senilai Rp6,5 miliar dan seluruh hasilnya didedikasikan untuk kegiatan kemanusiaan.

AHY menjelaskan, lukisan Kuda Api terinspirasi dari shio tahun 2026 atau Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Dalam filosofi Tionghoa, kuda melambangkan energi, keberanian, dan semangat pantang menyerah.

“Pak SBY mendedikasikan lukisan Kuda Api yang melambangkan energi, semangat, kerja keras, dan tekad untuk mencapai cita-cita. Alhamdulillah, lukisan itu terjual melalui lelang dengan nilai Rp6,5 miliar. Seluruh hasilnya didedikasikan untuk bantuan kemanusiaan dan sosial bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan, di mana pun berada,” jelas AHY.

Ia menegaskan karya seni tersebut bukan sekadar lukisan, melainkan simbol kepedulian sosial yang menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Komitmen Kepedulian Sosial Partai Demokrat

Sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, AHY menyatakan komitmennya untuk terus menjangkau berbagai kalangan masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian.

“Kita ingin terus menghadirkan semangat kepedulian dan berbagi, terutama di bulan Ramadan ini. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju peringatan 25 tahun Partai Demokrat pada September 2026.

“Tahun ini Partai Demokrat genap berusia 25 tahun. Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai penguat komitmen untuk terus hadir dengan semangat positif, peduli, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkas AHY.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, yang juga putra asli Kalimantan Barat. Herzaky saat ini menjabat sebagai Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat sekaligus Staf Khusus di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.

Menurut Herzaky, AHY mengapresiasi kesederhanaan dan ketulusan masyarakat Singkawang.

"Mas AHY sangat tersentuh dengan sambutan hangat masyarakat Singkawang. Sederhana dan penuh ketulusan. Pesan Mas AHY, masyarakat tidak pernah meminta banyak. Kita yang harus peka, membantu apa yang kita bisa, memberikan apa yang masyarakat butuhkan," katanya.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi antara tokoh, organisasi, dan masyarakat dinilai mampu memperkuat solidaritas serta memberikan dampak positif bagi kehidupan bersama.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index