JAKARTA - Pelaksanaan arus mudik dan balik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat perhatian serius dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago.
Dalam pengecekan kesiapan di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dan Stasiun Tugu, ia menekankan bahwa seluruh pihak harus fokus pada pelayanan publik.
“Kita sudah ditakdirkan untuk melayani masyarakat sehingga tidak ada lagi tugas lain selain melayani masyarakat terlebih pada saat sekarang ini,” ujarnya.
Koordinasi Maskapai dan Informasi Penerbangan Cepat
Djamari menekankan pentingnya komunikasi yang lancar antara pihak bandara dan maskapai penerbangan. Jika ada penerbangan yang mengalami delay, masyarakat harus segera menerima informasi terkait jadwal keberangkatan atau alternatif penerbangan.
“Hal yang kritis adalah apabila ada satu penerbangan yang delay, maka informasi harus cepat,” katanya. Hubungan rutin setiap hari bahkan setiap jam dengan maskapai menjadi kunci kelancaran arus mudik.
Stasiun Kereta Siap Menyambut Pemudik
Selain bandara, Stasiun Tugu Yogyakarta juga menjadi fokus pengecekan Menko Polkam. Ia mengingatkan bahwa pekerja sektor pelayanan publik tidak selalu merasakan libur saat hari raya, sehingga pembagian tugas harus teratur agar tidak menimbulkan kelalaian.
“Jika itu terjadi maka akan menimbulkan kecelakaan dan itu bisa bergulir menjadi besar, seolah-olah pekerjaan kita yang begitu bagus menjadi tidak berguna hanya karena satu kecelakaan kecil,” jelasnya.
PT KAI diinstruksikan berkomunikasi dengan Forkopimda, TNI, dan Polri untuk menjamin kelancaran pelayanan.
Persiapan Pemda dan Posko Mudik Siap Operasi
Pemda DIY juga telah menyiapkan strategi menyambut pemudik dengan potensi arus masuk mencapai 8 juta orang. Asisten Sekda DIY, Aria Nugrahadi, menyebut perhatian Kemenko Polkam memberi keyakinan kesiapan.
Bandara Internasional Yogyakarta, menurut General Manager Ruly Artha, telah menyiapkan posko penuh dengan 669 personel yang mulai aktif 11 Maret 2026, dengan puncak arus mudik diprediksi 13 Maret. PT KAI pun menyiapkan strategi pemantauan khusus untuk menghadapi libur Lebaran.
Menko Polkam menutup pengecekan dengan mengapresiasi dedikasi petugas. “Untuk para petugas, pesan saya sekali-kali jangan bosan, jangan lelah dan jangan jenuh untuk melayani masyarakat kita,” pesannya. Hal ini menjadi bentuk komitmen untuk memastikan mudik di Yogyakarta aman, tertib, dan terkendali.