Sunset Anxiety: Saat Malam Hari Justru Jadi Waktu Overthinking

Sunset Anxiety: Saat Malam Hari Justru Jadi Waktu Overthinking
Sunset Anxiety.

JAKARTA — Menjelang malam, saat beban pekerjaan mulai mereda, sebagian orang justru merasakan pikiran yang semakin penuh. 

Segala hal yang belum terselesaikan, rencana hari esok, hingga rasa tidak puas terhadap diri sendiri kerap muncul bersamaan. 

Fenomena ini dikenal sebagai sunset anxiety, yakni rasa cemas yang muncul di penghujung hari. 

Meskipun bukan diagnosis medis, kondisi ini cukup umum terjadi pada mereka yang memiliki aktivitas padat dengan tekanan tinggi.

Alih-alih menjadi waktu untuk beristirahat, malam justru berubah menjadi ruang overthinking di mana pikiran terus berjalan meski tubuh sudah lelah. 

Neuropsikolog Sanam Hafeez menjelaskan bahwa selama siang hari, otak sibuk dengan berbagai distraksi. 

Namun, saat ritme melambat di malam hari, pikiran yang tertunda muncul sekaligus. 

Psikolog klinis Stephanie J. Wong menambahkan bahwa kondisi ini juga diperparah oleh hilangnya struktur harian, yang memicu munculnya ruang kosong tidak terarah bagi sebagian orang.

Cara Sederhana Mengatasi Sunset Anxiety:

Tulis Semua yang Belum Selesai: Pindahkan beban pikiran ke atas kertas untuk memberi kepastian bahwa tugas tersebut bisa dilanjutkan keesokan hari.

Buat Batas Jelas: Terapkan ritual penutup, seperti merapikan meja atau mengganti pakaian, untuk membantu otak beralih ke mode istirahat.

Luangkan Waktu di Luar Ruangan: Berjalan kaki atau menikmati udara segar sore hari efektif menurunkan ketegangan dan membantu ritme tubuh.

Siapkan Hal Kecil untuk Dinanti: Sediakan waktu untuk menonton tayangan favorit atau menikmati makanan kesukaan guna memberi efek positif di malam hari.

Terima Batasan Diri: Sadari bahwa tidak semua hal harus selesai dalam satu hari; memberi jeda adalah kunci agar energi dapat pulih untuk menghadapi hari berikutnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index