JAKARTA — Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon meresmikan penyelesaian pemugaran tahap pertama Masjid Tuo Ampang Gadang di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, pada Jumat (19/6/2026).
Bangunan cagar budaya yang berdiri sejak 1834 ini diharapkan tidak hanya terjaga nilai sejarahnya, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan destinasi wisata religi dan budaya.
"Setelah renovasi diperlukan dukungan masyarakat, pemerintah kabupaten, dan DPRD untuk mengaktivasi masjid," ujar Fadli dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/6/2026).
Poin penting pengembangan Masjid Tuo Ampang Gadang:
Target 2026: Melanjutkan pemugaran tahap berikutnya yang mencakup penataan kawasan, pemasangan pagar, serta penyediaan sarana informasi pengunjung.
Renovasi Menara: Pada tahap mendatang, pemerintah akan memugar menara masjid tahun 1901 yang memiliki arsitektur unik hasil akulturasi budaya Minangkabau dan Mughal.
Dampak Ekonomi: Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat wisata religi, sejarah, kuliner, dan alam yang terintegrasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Upaya pelestarian ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat.
Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, menyambut baik langkah ini karena sejalan dengan prioritas pembangunan nasional di bidang kebudayaan sekaligus mendukung potensi pembangunan daerah.
Fadli Zon menegaskan harapannya agar masjid bersejarah ini tetap menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pelestarian tradisi yang hidup bersama komunitasnya.