Ekonom Indef: Penilaian MSCI Jadi Momentum Lanjutkan Reformasi Pasar

Ekonom Indef: Penilaian MSCI Jadi Momentum Lanjutkan Reformasi Pasar
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abra Talattov.

JAKARTA — Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abra Talattov, menilai hasil Global Market Accessibility Review 2026 dari MSCI sebagai masukan konstruktif untuk mempercepat agenda reformasi pasar modal Indonesia. 

Menurutnya, penilaian ini tidak mengindikasikan penurunan daya tarik fundamental pasar modal domestik, melainkan sebuah dorongan untuk memperbaiki tata kelola yang sudah berjalan.

"Agenda perbaikannya sudah ada, prosesnya sedang berlangsung, dan keputusan MSCI kali ini dapat menjadi momentum untuk mempercepat penyempurnaan tersebut," ujar Abra di Jakarta, Sabtu (20/6/2026).

MSCI memberikan penilaian berdasarkan 18 indikator aksesibilitas pasar. 

Meski secara umum posisi Indonesia tetap stabil, terdapat penyesuaian pada indikator Information Flow (Arus Informasi) dan Foreign Exchange Market Liberalization Level yang turun dari "+" menjadi "-". Abra memandang poin-poin tersebut sebagai area yang perlu diperkuat untuk menjaga kepercayaan investor global.

Di sisi lain, Abra menekankan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap solid. 

Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mencapai 5,61% (yoy), inflasi Mei 2026 di angka 3,08%, serta cadangan devisa yang kuat sebesar 144,9 miliar dolar AS per akhir Mei 2026.

"Kondisi tersebut menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi dan sektor keuangan nasional masih terjaga di tengah ketidakpastian global yang belum sepenuhnya mereda," kata Abra.

Ia menambahkan bahwa investor tidak hanya melihat data saat ini, tetapi juga kepastian regulasi serta kualitas tata kelola jangka panjang. 

Dengan posisi Indonesia yang relatif kuat di kawasan regional, Abra optimistis pasar modal Indonesia akan terus berkembang seiring dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat transparansi dan infrastruktur pasar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index