Prabowo Puji CEO INPEX Masela Takayuki Ueda Bisa Bahasa Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 17:49:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto. [Foto: BPMI Setpres]

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian kepada Chief Executive Officer (CEO) INPEX Masela Takayuki Ueda yang bersedia mempelajari bahasa Indonesia, serta menyatakan keyakinan penuh bahwa proyek LNG Abadi Masela bakal mendatangkan kemaslahatan bagi Indonesia.

"Saya juga ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan khusus untuk CEO dari INPEX Masela, Saudara Takayuki Ueda. Saya terkesan bahwa Saudara bisa bahasa Indonesia," kata Prabowo saat meresmikan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Sebelum Kepala Negara menyampaikan pidatonya pada seremoni peresmian proyek strategis itu, Ueda membuka penyampaian laporannya kepada Presiden dengan memakai bahasa Indonesia. 

Ueda membaca naskah catatan pidato berbahasa Indonesia tersebut dengan logat Jepang yang kental, sebelum pada akhirnya merampungkan sebagian besar pemaparannya dalam bahasa Inggris.

Prabowo mengutarakan bahwa jarang ada pucuk pimpinan perusahaan internasional yang mau mempelajari bahasa Indonesia. Menurut pandangannya, tindakan itu memperlihatkan wujud penghormatan bagi Indonesia sebagai negara mitra.

"Terima kasih INPEX menunjuk orang seperti Takayuki Ueda ini. Saya lihat tidak banyak CEO perusahaan asing yang mau belajar bahasa Indonesia," kata Presiden.

Prabowo menyatakan rasa optimistis bahwa di bawah kendali Takayuki Ueda, proyek LNG Abadi Masela bakal berjalan selaras dengan perencanaan dan mendatangkan faedah untuk tiap pihak.

"Terima kasih Takayuki Ueda. Saya percaya dengan Anda memimpin proyek ini insyaallah proyek ini akan berhasil membawa manfaat untuk kami semua," kata Prabowo.

Ia turut memberikan apresiasi kepada segenap elemen yang ikut andil dalam menyukseskan pembangunan proyek ini, termasuk rekan kerja dari Jepang lewat INPEX, Petronas asal Malaysia, dan Pertamina selaku emiten energi nasional.

Prabowo menuturkan bahwa pemerintah mengharapkan kemitraan investasi ini terjalin dengan landasan yang saling menguntungkan. 

Menurutnya, pihak penanam modal tentu harus meraih keuntungan, akan tetapi proyek ini juga wajib mendatangkan manfaat yang optimal untuk masyarakat Indonesia.

Proyek LNG Abadi Masela digarap oleh INPEX Masela Ltd. bersinergi dengan Pertamina dan Petronas dengan alokasi nilai investasi berkisar pada angka 20,9 miliar dolar AS.

Pemerintah mempunyai proyeksi bahwa proyek tersebut bakal menjelma sebagai salah satu pusat industri energi terbesar di wilayah Indonesia timur, sekaligus mengokohkan ketahanan energi nasional serta memacu pertumbuhan ekonomi di area timur Indonesia.

Terkini