Fahri Hamzah Diskusikan Rencana Penataan Kota dengan Gubernur DIY

Selasa, 14 Juli 2026 | 18:41:01 WIB
Wamen PKP dan Pemda DIY Bahas Rencana Presiden Terkait Penataan Kota [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X berdiskusi mengenai rencana besar Presiden Prabowo Subianto terkait penataan dan perbaikan kota-kota di Indonesia.

"Menyambung dengan gagasan yang saya tulis itu menjadi diskusi yang sangat menarik. Dan kebetulan Bapak Presiden sendiri punya rencana besar untuk memperbaiki kota-kota yang ada di Indonesia," kata Fahri usai silaturahmi dengan Gubernur DIY di Yogyakarta, Selasa.

Selain penataan kota, lanjutnya, kepala negara juga memiliki rencana untuk menciptakan kantong-kantong pemukiman baru guna memodernisasi masyarakat Indonesia.

"Baik dengan program tiga juta rumah ataupun gerakan Indonesia Asri, sehingga itu akan menjadi pekerjaan besar yang transformatif ke depan," katanya.

Oleh sebab itu, kunjungan Fahri untuk menemui Gubernur juga bertujuan mendapatkan masukan serta pemikiran mengenai penataan perumahan dari Pemda DIY berdasarkan pengalaman yang telah dijalankan.

"Mengingat Yogyakarta ini kan salah satu warisan budaya, salah satu kota tua yang ada di Indonesia, sehingga mendapatkan pikiran-pikiran dan masukan dari Sri Sultan Hamengku Buwono X tentang bagaimana menata perkotaan dari pengalaman yang ada," katanya.

Menurut Wamen PKP, Pemda DIY memiliki banyak pengalaman dalam penataan kota, termasuk observasi terkait perkembangan kehidupan masyarakat baik di dalam maupun luar negeri.

"Jadi menarik sekali, dan Ngarso Dalem (Gubernur) menerima saya lagi, karena dulu sebagai pimpinan dewan saya juga pernah menghadap Sri Sultan Hamengku Buwono X, sekarang dikasih waktu lagi jadi kesempatan belajar bagi saya yang sangat luar biasa," katanya.

Wamen juga menuturkan bahwa DIY telah menunjuk beberapa lokasi untuk pengembangan kota di Yogyakarta, yang menjadi peluang untuk melakukan modernisasi serta memfasilitasi masyarakat yang memerlukan hunian layak namun terjangkau.

"Dan karena itulah mulai dari filosofinya sampai isu-isu teknis ya tentang penataan kawasan dan sebagainya termasuk kawasan pesisir, pesisir sungai dan sebagainya juga kami bahas tadi dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X," katanya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan pertemuan dengan Wamen PKP menjadi langkah awal untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut mengenai bagaimana mengaplikasikan penataan dan perbaikan kota-kota, termasuk di Yogyakarta.

"Sekarang kan baru pandangannya saja, tapi kan nanti kalau melihat lokasi dan sebagainya kan pikiran lebih luas lagi bagaimana kemungkinan kemungkinannya, mendesainnya dan sebagainya, kan gitu, hal hal teknis kami bicarakan lagi," katanya.

Terkini