Pasar Modal RI Antar BACH dan EMMI Himpun Rp517 Miliar via IPO

Rabu, 08 Juli 2026 | 22:32:31 WIB
Resmi IPO, Dua Emiten Himpun Dana Rp517 Miliar di Bursa Efek [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengawal dua korporasi untuk melangsungkan aksi korporasi berupa penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di lantai pasar modal Indonesia pada hari ini. 

Kedua korporasi dimaksud yakni PT Bach Multi Global Tbk (BACH) yang sukses menjaring dana segar sebesar Rp271,83 miliar serta PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) yang berhasil mengantongi dana senilai Rp245,74 miliar, dengan demikian akumulasi perolehan dana dari kedua emiten tersebut menyentuh angka Rp517,57 miliar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin di Main Hall BEI Jakarta, Rabu, mengutarakan bahwa lewat instrumen pasar modal, kedua korporasi mempunyai momentum berharga guna memperkokoh kapasitas operasional bisnis melalui keterbukaan akses pendanaan yang jauh lebih luas sekaligus mengimplementasikan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

"Semoga langkah ini menjadi awal perjalanan baru bagi kedua perusahaan untuk memperluas dampak, memperkuat daya saing, serta bertumbuh secara berkelanjutan bersama pasar modal Indonesia," ujar Saidu.

Dalam perhelatan IPO tersebut, BACH melepas sebanyak 615 juta lembar saham baru atau setara dengan porsi 15,06 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh menggunakan banderol harga penawaran sebesar Rp442 tiap saham, sehingga sukses mengumpulkan dana modal Rp271,83 miliar.

 Besarnya animo dari para investor tecermin dari pergerakan saham BACH yang sanggup menyentuh ambang batas tertinggi (auto reject atas/ARA) alias melonjak 24,43 persen menuju ke level Rp550 dari harga penawaran awal Rp442 tiap saham.

Direktur Utama BACH Budi Kurniawan memaparkan bahwa berkisar 70 persen dari perolehan dana hasil IPO bakal diplot sebagai komponen modal kerja, terkhusus dalam rangka pengadaan unit genset demi memenuhi permintaan pasar baik di lini penjualan maupun penyewaan.

"Sementara, sekitar 30 persen sisanya akan digunakan untuk pembayaran sebagian pinjaman bank sehingga memperkuat struktur permodalan dan menurunkan tingkat leverage perseroan," ujar Budi.

Di pihak lain, dalam agenda IPO-nya, EMMI menggelontorkan sebanyak 522.85 juta lembar saham baru atau merepresentasikan 30 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dengan patokan harga Rp470 tiap saham, sehingga sukses meraup dana senilai Rp609,98 miliar. Pergerakan saham EMMI terdata menguat sebesar 20,21 persen mengarah ke posisi Rp565 per lembar saham dari harga penawaran Rp470 per saham pada sesi transaksi perdagangan pukul 10.59 WIB.

Direktur Utama EMMI Florian Chris Widjaja memaparkan bahwa alokasi dana segar hasil IPO bakal dimanfaatkan demi memperkokoh struktur permodalan, mengeksekusi agenda perluasan fasilitas pabrik produksi, serta menyokong pemenuhan kebutuhan pos modal kerja perseroan.

"Selain itu, sebagian dana akan digunakan untuk pembayaran sebagian pinjaman pinjaman bank, sebagai untuk pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa, dan sisanya untuk pembelian persediaan serta kebutuhan modal kerja terkait proyek dan pengadaan alat kesehatan," ujar Florian.

Terkini