Update Harga Pangan Rabu: Komoditas Hortikultura Kembali Turun

Rabu, 08 Juli 2026 | 21:29:01 WIB
Harga Pangan 8 Juli: Beras Stabil, Cabai dan Bawang Merah Turun [FOTO: NET].

JAKARTA - Nilai jual bahan pangan nasional di area pasar tradisional pada Rabu (8/7/2026) terpantau masih meneruskan tren pelandaian bagi sederet produk hortikultura. Nominal harga untuk cabai serta bawang merah kembali mengalami penyusutan, sementara nilai jual beras terpantau ajeg dengan fluktuasi perubahan yang relatif sempit.

Mengacu pada rilisan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, Rabu (8/7/2026), grafik harga beras memperlihatkan kecenderungan ajeg. Nilai jual beras untuk mutu bawah I menanjak tipis 0,34% menuju angka Rp14.700 tiap kilogram. 

Di sisi lain, komoditas beras untuk mutu bawah II bertahan pada nominal Rp14.500 tiap kilogram. Berikutnya, produk beras mutu medium I terkoreksi naik 0,31% menuju posisi Rp16.350 tiap kilogram dan varian beras mutu medium II ikut menanjak 0,31% menuju angka Rp16.150 tiap kilogram. 

Sementara itu, untuk beras kelompok mutu super I menanjak 0,28% menuju level Rp17.650 tiap kilogram, disusul beras mutu super II yang naik sebesar 0,59% menjadi Rp17.150 tiap kilogram.

Beralih pada kelompok komoditas bumbu dapur, nilai jual bawang merah dengan takaran ukuran sedang menyusut sebesar 4,71% menuju angka Rp46.550 tiap kilogram. Sedangkan untuk komoditas bawang putih dengan takaran ukuran sedang terdata menyusut 0,57% hingga menyentuh Rp43.950 tiap kilogram.

Fluktuasi harga cabai kembali memperlihatkan penurunan bagi hampir seluruh rumpun jenisnya. Varian cabai merah besar melandai 4,33% menuju angka Rp49.750 tiap kilogram, disusul jenis cabai merah keriting yang menyusut 2,61% menjadi Rp50.300 tiap kilogram. 

Untuk nominal harga cabai rawit hijau terdokumentasi ajeg pada posisi Rp50.100 tiap kilogram. Sementara itu, untuk varian cabai rawit merah mengalami penurunan sebesar 3,21% hingga berada di angka Rp61.900 tiap kilogram.

Pada kelompok produk minyak goreng, harga komoditas minyak goreng jenis curah melandai tipis 0,24% menuju angka Rp20.550 tiap liter. Di sisi lain, produk minyak goreng kemasan berlabel merek I bertahan pada posisi Rp24.250 tiap liter, sedangkan untuk jenis minyak goreng kemasan berlabel merek II menyusut tipis 0,21% menuju angka Rp23.400 tiap liter.

Untuk sektor komoditas pemanis, harga produk gula pasir mutu premium terkoreksi naik tipis sebesar 0,25% menuju angka Rp20.300 tiap kilogram. Sementara itu, untuk produk gula pasir lokal tercatat ajeg pada kisaran Rp19.050 tiap kilogram.

Menilik pada rumpun pasokan protein hewani, nilai jual daging sapi mutu I mengalami kenaikan sebesar 0,43% menuju posisi Rp150.350 tiap kilogram, disusul daging sapi mutu II yang menanjak 0,32% hingga menyentuh Rp141.150 tiap kilogram. 

Selain itu, harga pasokan daging ayam ras segar terkoreksi naik tipis 0,14% menjadi Rp36.850 tiap kilogram. Adapun untuk nominal harga telur ayam ras segar terpantau menyusut 0,85% menuju posisi Rp29.050 tiap kilogram.

Secara garis besar, pergerakan harga pangan pada hari ini masih didominasi oleh tren pelandaian, khususnya pada kelompok komoditas cabai serta bawang merah. Sementara itu, untuk nilai jual beras dinilai tetap ajeg, sedangkan dinamika kenaikan dalam batas terbatas melanda produk daging sapi, daging ayam ras segar, serta komoditas gula pasir mutu premium.

Terkini