Jelang Lelang 700 MHz - 2,6 GHz, Ini Data Frekuensi 3 Operator

Senin, 06 Juli 2026 | 01:26:01 WIB
Peta Frekuensi Telkomsel, Indosat, XLSMART Jelang Lelang Esok [FOTO: NET].

JAKARTA - Tiga operator telekomunikasi besar, yakni PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Indosat Tbk. (ISAT), dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL), bersiap bersaing untuk memperebutkan alokasi spektrum frekuensi baru pada pita 700 MHz dan 2,6 GHz yang diselenggarakan besok, Selasa (7/7/2026). 

Bagi para operator, spektrum frekuensi memiliki peran ganda yang krusial. Pada satu sisi, ketersediaan frekuensi sangat menunjang penyediaan layanan yang maksimal untuk pengguna. 

Di sisi lain, jika spektrum yang dimiliki tidak dimanfaatkan secara optimal oleh basis pelanggan, pita frekuensi tersebut justru akan membebani keuangan dan mengurangi perolehan laba.

Spektrum frekuensi dapat dianalogikan sebagai jalur tol bagi lalu lintas data seluler. Makin lebar kapasitas jalur yang dikuasai oleh operator, makin besar pula volume data yang mampu dialokasikan bagi pengguna. Saat ini, jajaran operator telekomunikasi di Indonesia mengoperasikan frekuensi pada bentang pita 850 MHz hingga 2300 MHz.

Pita frekuensi tersebut merupakan spektrum yang jamak diimplementasikan untuk operasional jaringan seluler secara global. Dalam pemanfaatannya, para operator menerapkan mekanisme TDD (Time Division Duplexing) serta FDD (Frequency Division Duplexing). Sistem FDD beroperasi layaknya jalan raya dua arah yang terbelah secara terpisah. 

Satu lajur dialokasikan khusus untuk mengirimkan data (uplink), sementara lajur kembarannya dipakai khusus guna menerima data (downlink). Oleh karena jalur pengiriman dan penerimaan terpisah, potensi interferensi data dapat ditiadakan, sehingga menghadirkan koneksi yang sangat konstan untuk komunikasi suara maupun aplikasi yang memerlukan sambungan terus-menerus.

Di sisi lain, mekanisme TDD bekerja mirip jalur tunggal yang diaplikasikan secara bergantian dalam tempo yang amat cepat. Proses unggah sekaligus unduh data berjalan pada pita frekuensi yang sama, tetapi dialokasikan dalam waktu yang berbeda. 

Sistem ini tergolong sangat efektif untuk mengelola alur data yang tidak seimbang, misalnya ketika aktivitas masyarakat lebih dominan mengunduh berkas video ketimbang mengunggahnya. Apabila kapasitas unduhan sedang mengalami lonjakan, operator dapat memprioritaskan alokasi waktu yang lebih besar untuk aktivitas unduh tersebut.

Berikut adalah rincian peta kepemilikan pita frekuensi yang dikuasai Telkomsel, Indosat, dan XLSMART menjelang pelaksanaan lelang frekuensi pada 7 Juli 2026:

Telkomsel Secara keseluruhan, Telkomsel masih mengukuhkan posisi sebagai operator dengan penguasaan spektrum paling masif, dengan total mencapai kisaran 165 MHz (downlink/DL + uplink/UL). Jumlah pelanggan yang berada di bawah naungan mereka hingga kuartal I/2026 tercatat sebanyak 153,7 juta pengguna, atau mengalami penurunan sebesar 3,2% secara tahunan (year-on-year/YoY). Dari total angka tersebut, porsi pelanggan layanan prabayar mendominasi sebanyak 145 juta, sedangkan pengguna pascabayar berada di angka 8,7 juta.

2300 MHz (TDD) - 50 MHz

2100 MHz (FDD) - 2x20 MHz

1800 MHz (FDD) - 2x22,5 MHz

900 MHz (FDD) - 2x15 MHz

Total: 165 MHz

Indosat Indosat tercatat melayani sebanyak 94 juta pelanggan pada kuartal I/2026. Angka ini merepresentasikan adanya koreksi sekitar 1 juta pengguna jika dikomparasikan dengan periode kuartal I/2025 yang sempat menyentuh 95 juta pelanggan. Guna mengakomodasi kebutuhan jaringan puluhan juta penggunanya, Indosat mengoperasikan spektrum frekuensi dengan total sebesar 135 MHz, menempatkannya di posisi bawah Telkomsel.

2300 MHz (TDD) -

2100 MHz (FDD) - 2x25 MHz

1800 MHz (FDD) - 2x30 MHz

900 MHz (FDD) - 2x12,5 MHz

Total: 135 MHz

XLSMART XLSMART menjadi entitas operator seluler paling akhir yang merampungkan proses konsolidasi atau merger. Perusahaan ini mengelola total 69,4 juta pelanggan pada triwulan pertama tahun 2026, yang menunjukkan grafik pertumbuhan sebesar 18% dari tahun sebelumnya. Adapun akumulasi spektrum frekuensi yang dijalankan oleh perusahaan adalah sebesar 152 MHz. Meski demikian, mereka masih terikat tanggung jawab untuk memulihkan atau mengembalikan alokasi sebesar 2x7,5 MHz pada pita 900 MHz kepada negara. Mengacu pada total pita yang dipegang, XLSMART menempati urutan kedua sebagai pemilik spektrum terbesar, namun berada pada posisi buncit untuk aspek kuantitas pelanggan.

2300 MHz (TDD) - 40 MHz

2100 MHz (FDD) - 2x15 MHz

1800 MHz (FDD) - 2x22,5 MHz

900 MHz (FDD) - 2x7,5 MHz (akan dikembalikan)

800 MHz (FDD) - 2x11 MHz

Total: 152 MHz

Terkini