Cara Merawat Rambut agar Tampak Lebih Lebat, Kuat, dan Bervolume

Jumat, 03 Juli 2026 | 02:54:31 WIB
7 Kebiasaan Mudah yang Bikin Rambut Tampak Lebih Tebal dan Sehat [FOTO: NET].

JAKARTA - Memiliki rambut yang kelihatan lebat sekaligus sehat merupakan impian bagi mayoritas orang. Walaupun tidak terdapat metode instan guna menjadikan rambut langsung tampak tebal, deretan rutinitas harian terbukti andal menolong peningkatan kesehatan rambut agar terlihat kian bervolume secara bertahap.

Para pakar dermatologi beserta penata rambut menegaskan bahwa volume rambut sangat dipengaruhi oleh tingkat kesehatan folikel, kondisi batang rambut, hingga situasi kulit kepala. Melalui tindakan perawatan yang tepat, rambut dapat berkembang kian kuat serta tidak gampang patah.

 Di bawah ini merupakan tujuh rutinitas yang dianjurkan oleh para profesional.

7 Kebiasaan yang bikin rambut tampak lebih tebal dan sehat

1. Penuhi kebutuhan nutrisi

Konsumsi makanan yang kaya gizi bertindak sebagai fondasi primer dalam memelihara kebugaran rambut. Defisit zat besi, vitamin D, protein, ataupun zat esensial lainnya memicu kerontokan rambut sekaligus membuatnya rapuh sehingga kelihatan kian menipis.

Dokter spesialis kulit Dhaval G. Bhanusali menerangkan, beraneka ragam problem kekurangan gizi dapat mendasari fenomena penipisan rambut.

"Berbagai kekurangan nutrisi dapat menyebabkan rambut rontok dan batang rambut mudah patah,” jelas Bhanusali, seperti disadur Real Simple, Kamis (2/7/2026).

Dirinya pun memberikan masukan untuk menempuh uji medis sekiranya gejala penipisan rambut berlangsung dalam jangka panjang.

"Dokter akan memeriksa kadar zat besi, vitamin D, fungsi tiroid, dan faktor medis lainnya agar penyebab rambut menipis tidak terlewat,” ungkap dia.

2. Lakukan pijatan kulit kepala secara rutin

Mengurut area kulit kepala selama beberapa menit saban hari efektif menolong stimulasi aliran darah menuju folikel rambut. Sirkulasi yang kian lancar menjadikan folikel memperoleh pasokan oksigen berikut nutrisi yang diperlukan guna menopang fase pertumbuhan rambut yang kian sehat.

"Memijat kulit kepala meningkatkan aliran darah yang membantu menghasilkan rambut yang sehat. Pijatan juga dapat meregangkan folikel rambut sehingga rambut tumbuh lebih tebal,” kata Dermatolog Akis Ntonos.

Aktivitas memijat ini dapat diaplikasikan memanfaatkan ujung jari sewaktu keramas atau menjelang mandi lewat pergerakan memutar secara pelan.

3. Lindungi rambut dari paparan sinar matahari

Bukan cuma bagian kulit, rambut pun dapat didera kerusakan akibat hantaman sinar ultraviolet (UV). Sengatan yang berlebihan andal menjadikan batang rambut berubah gersang, ringkih, pudar, serta gampang patah sehingga rambut terkesan kian tipis.

"Sinar UV memicu terbentuknya radikal bebas pada batang rambut yang merusak ikatan rambut. Akibatnya rambut menjadi lebih tipis, mudah patah, dan warnanya memudar,” tutur penata rambut Michael Van Clarke.

Oleh karena itu, aplikasikan topi, syal, ataupun produk proteksi rambut sewaktu beraktivitas di bawah terik matahari dalam durasi yang lama.

4. Kelola stres

Tekanan pikiran yang berlarut-larut andal memicu lonjakan hormon kortisol yang berdampak buruk pada siklus perkembangan rambut. Keadaan ini bahkan sanggup menstimulasi timbulnya telogen effluvium, yakni fenomena kerontokan rambut massal pasca seseorang didera guncangan fisik maupun emosional.

Mengendalikan stres lewat aktivitas berolahraga, beristirahat secara cukup, meditasi, ataupun agenda relaksasi lainnya andal menolong stabilitas pertumbuhan rambut agar tetap maksimal sekalian meminimalkan risiko rontok.

5. Kurangi penggunaan alat styling bersuhu tinggi

Mengoperasikan alat pelurus rambut, pengeriting, ataupun pengering rambut bertingkat panas tinggi secara berlebihan sanggup menguras kelembapan alami rambut. Seiring berjalannya waktu, batang rambut bakal berubah rapuh, gampang bercabang, dan kelihatan semakin tipis.

Sekiranya terpaksa mengoperasikan peranti penata rambut tersebut, bubuhkan produk pelindung panas (heat protectant) terlebih dahulu serta batasi intensitas pemakaiannya demi menjaga keutuhan struktur rambut.

6. Jaga kelembapan kulit kepala

Kondisi kulit kepala yang kelewat gersang ataupun dipenuhi oleh tumpukan sisa produk kosmetik dapat menghambat pertumbuhan tunas rambut baru. Jauhi aktivitas keramas yang kelewat sering, pemakaian sampo bermuatan sulfat pekat, serta pengaplikasian dry shampoo secara berlebihan.

Sebaliknya, rawatlah area kulit kepala memanfaatkan produk yang menghidrasi serta pastikan seluruh sisa produk rambut dibilas hingga bersih total agar folikel konsisten sehat.

7. Sisir rambut dengan lembut dan gunakan masker rambut

Metode menyisir yang kelewat kasar berisiko menaikkan potensi rambut patah. Manfaatkan sisir berjarak renggang dan jauhi aktivitas menyisir rambut sewaktu kondisinya masih basah lantaran strukturnya sedang dalam fase rentan rusak.

Di samping itu, aplikasikan masker rambut ataupun ritual deep conditioning berkala seminggu sekali. Kandungan aktif semacam shea butter, minyak argan, ataupun keratin andal menyokong perbaikan kerusakan pada batang rambut sehingga rambut tampak kian kokoh, sehat, dan bervolume.

Terkini