Sudah Sebulan Disurati Pemkab, 110 Huntap Banjir Belum Ada Listrik

Jumat, 03 Juli 2026 | 21:50:31 WIB
Sebulan Disurati, 110 Huntap Banjir Aceh Utara Belum Berlistrik [FOTO: NET].

JAKARTA - Kurang lebih 110 unit hunian tetap (Huntap) bagi korban terdampak banjir di Desa Alue Papeun, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sampai Jumat (3/7/2026) masih belum dialiri arus listrik. Padahal, pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara telah mengirimkan surat resmi kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) sejak satu bulan yang lalu, tepatnya pada 2 Juni 2026, guna pengadaan listrik di area tersebut.

Sekretaris Daerah Aceh Utara Dayan Albar pada Jumat (3/7/2026) mengungkapkan bahwa wilayah pendirian hunian tetap itu bertempat di area pemukiman yang baru dibuka. Oleh karenanya, memang belum tersedia jalur kabel listrik sebelumnya.

Atas dasar itu, diperlukan langkah pendirian jaringan tegangan rendah menuju lokasi tersebut, penempatan gardu distribusi transformator yang baru, serta pemasangan sambungan ke tiap hunian beserta KWH meter masing-masing.

“Kami sudah surati PLN sejak 2 Juni 2026 lalu. Kami harap PLN bisa mempercepat pemasangan. Sehingga tidak lagi ada kejadian seperti pembangunan hunian sementara lalu, hunian sudah siap, listrik belum ada,” terang Dayan.

Pernyataan senada dikemukakan oleh kontraktor pelaksana proyek tersebut, yakni Direktur CV Raya Enginering Aceh, Reza Angkasah. Ia mengutarakan bahwa penyambungan arus listrik sangat diperlukan secepatnya. Dengan demikian, ketika pengerjaan bangunan rampung, para korban banjir bisa langsung menggunakannya.

Ia mengaku telah berulang kali mengadakan kontak dengan pihak PLN Lhokseumawe. Akan tetapi, PLN menyatakan belum mendapatkan instruksi perihal penyambungan instalasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Kami harap, Kementerian ESDM dan PLN Pusat jangan memperlama soal listrik. Kasihan masyarakat penerima bantuan. Rumah ini rampung Agustus 2026 mendatang, sekarang sudah 80 persen selesai kami kerjakan,” katanya.

Manager PLN UP3 Kota Lhokseumawe, Husni, saat dikontak secara terpisah menyampaikan bahwa jajarannya saat ini masih menanti instruksi tugas dari PLN Pusat beserta Kementerian ESDM.

“Kami masih menunggu keputusan turun dari pusat dan Kementrian ESDM. Karena hunian tetap di Desa Meunasah Bujok Kecamatan Baktiya yang sudah terbangun dan sudah berlistrik juga belum ada penghuninya hingga saat ini,” pungkasnya.

Untuk dipahami, 110 unit bangunan rumah tersebut merupakan sokongan dari Yayasan Buddha Tzu Chi. Wilayah Aceh Utara memperoleh total 500 unit sokongan dari lembaga tersebut. Namun, yang pengerjaannya telah tuntas baru berjumlah 100 unit di Desa Meunasah Bujok, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara dan sudah diserahterimakan kepada pihak penerima manfaat. Sementara unit sisanya masih berada dalam tahapan pengerjaan.

Terkini