Piala Asia Junior Jadi Pelajaran Penting Mayla Menuju WJC 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:28:31 WIB
Ilustrasi badminton/bulutangkis. [Foto: Shutterstock via Kompas.com]

JAKARTA - Pemain tunggal putri Indonesia Mayla Cahya Afilian Pratiwi memanfaatkan Kejuaraan Asia Junior 2026 sebagai momentum evaluasi krusial demi mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Dunia Junior atau World Junior Championships (WJC) 2026.

Langkah Mayla terganjal di babak perempat final usai ditaklukkan oleh utusan China Yi Qing Yin lewat permainan dua gim langsung 17-21, 10-21 di Yatsushiro City General Gymnasium, Jepang, Jumat (3/7/2026).

“Gim pertama mainnya sudah lumayan oke, namun di game kedua saya banyak buang-buang bola dan melakukan kesalahan sendiri,” kata Mayla dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.

Di gim pembuka, Mayla sebetulnya masih sanggup memberikan perlawanan sengit dan menempel ketat perolehan angka Yi. Akan tetapi, pasca-kalah di gim pertama, pebulu tangkis muda tanah air tersebut kepayahan lepas dari cengkeraman tekanan lawan di gim kedua.

Mayla mengungkapkan bahwa Yi mempunyai kualitas gempuran yang tergolong merepotkan, khususnya lewat pukulan smes serta adu permainan net yang responsif.

“Lawan memiliki smash yang tajam dan bola depannya cepat,” ujar Mayla.

Walau harus menyudahi langkah di fase delapan besar sektor tunggal putri, Mayla memandang pengalaman bertanding melawan pemain tangguh sekelas Yi merupakan modal berharga untuk membenahi performanya di ajang selanjutnya.

Dia memaparkan bahwa tingkat kefokusan serta kesiapan mental menjadi dua poin esensial yang wajib dievaluasi menjelang penampilannya pada Kejuaraan Dunia Junior 2026 yang rencananya dihelat di Kairo, Mesir, awal Oktober mendatang.

“Untuk WJC nanti saya mau memperbaiki lagi dari fokusnya dan pola pikirnya harus dikuatkan lagi,” kata Mayla.

Terkini