5 Jenis Teh Herbal yang Terbukti Ilmiah Bantu Turunkan Berat Badan

Senin, 22 Juni 2026 | 00:45:32 WIB
Teh herbal.

JAKARTA - Teh herbal telah digunakan selama ribuan tahun sebagai obat alami untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Namun, perkembangan pengobatan modern membuat banyak orang melupakan khasiat alaminya.

Mengonsumsi jenis teh tertentu secara rutin terbukti dapat membantu menghilangkan lemak perut yang membandel, mengecilkan lingkar pinggang, serta menurunkan perbandingan lingkar pinggang dan panggul. Khasiat tersebut telah teruji melalui berbagai penelitian ilmiah.

Berikut adalah beberapa jenis teh yang efektif untuk mendukung program penurunan berat badan:

1. Teh hijau

Teh hijau merupakan salah satu teh paling populer untuk membakar lemak. Berdasarkan studi tahun 2022 dalam International Journal of Environmental Research and Public Health, peserta yang mengonsumsi teh hijau dalam jumlah besar memiliki risiko 44% lebih rendah terkena obesitas.

Penelitian lain di Physiology & Behavior (2008) menemukan bahwa partisipan obesitas yang rutin minum teh hijau mengalami penurunan berat badan yang lebih signifikan. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar polifenol, khususnya katekin atau EGCG yang berperan dalam mempercepat metabolisme.

2. Teh oolong

Teh oolong berasal dari daun yang sama dengan teh hijau dan hitam, namun melalui proses oksidasi sebagian. Penelitian menunjukkan bahwa teh oolong mengandung polifenol yang mampu mempercepat metabolisme dan mengurangi lemak visceral.

Sebuah studi dari Universitas Tsukuba (2020) bahkan mengungkapkan bahwa teh oolong meningkatkan pemecahan lemak sekitar 20%, dan proses tersebut terus berlangsung saat partisipan sedang tidur.

3. Teh hitam

Penggemar teh hitam, seperti jenis Earl Grey atau teh sarapan ala Inggris, akan senang mengetahui manfaatnya bagi penurunan berat badan. Laporan tahun 2016 dalam jurnal Molecules menyebutkan bahwa polifenol dalam teh hitam memiliki sifat anti-obesitas.

Selain itu, studi tahun 2014 di Food & Function menunjukkan bahwa partisipan yang minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama tiga bulan mengalami penurunan berat badan dan lingkar pinggang yang lebih nyata dibandingkan kelompok kontrol.

4. Teh putih

Teh putih adalah jenis yang paling lembut dan melalui proses yang paling minim. Bersama dengan teh hijau dan oolong, teh putih telah terbukti mampu mempercepat metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak.

Laporan tahun 2023 dalam Food Safety & Health menyimpulkan bahwa teh ini memiliki dampak positif pada penurunan berat badan dan pengurangan lemak visceral.

5. Teh pu-erh

Teh pu-erh berasal dari tanaman Camellia sinensis namun melalui proses produksi yang berbeda. Studi tahun 2014 dalam Phytotherapy Research menemukan bahwa pria dengan sindrom metabolik yang mengonsumsi teh pu-erh mengalami penurunan lemak tubuh dan BMI.

Temuan serupa juga dilaporkan oleh Nutrition Research yang menunjukkan bahwa ekstrak teh pu-erh membantu mengurangi lemak visceral pada orang dewasa.

Terkini