JAKARTA — Emiten rumah sakit dan klinik spesialis mata, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), resmi mengumumkan rencana penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO).
Berdasarkan prospektus yang dirilis Senin (22/6/2026), perusahaan akan melepas 487,98 juta saham baru atau setara dengan 15% dari modal ditempatkan dan disetor.
Dalam masa book building, JECX menetapkan rentang harga penawaran antara Rp 1.200 hingga Rp 1.400 per saham. Dengan demikian, perseroan berpotensi meraup dana segar maksimal sebesar Rp 683,1 miliar.
Dana hasil IPO tersebut akan dialokasikan perusahaan untuk beberapa tujuan utama, di antaranya:
Pembayaran Utang: Sebesar Rp 140 miliar dialokasikan untuk pembayaran lebih awal pokok pinjaman di Bank BCA dan Bank HSBC Indonesia.
Penyaluran ke Anak Usaha: Sekitar Rp 185 miliar disalurkan kepada anak usaha (PT Nitra Sanata Bali, PT Orbita, dan PT JEC Candi Sejahtera) untuk modal kerja serta pelunasan utang di Bank BCA.
Modal Kerja: Sisa dana akan digunakan untuk membiayai kegiatan operasional sehari-hari, termasuk gaji dan tunjangan karyawan hingga akhir tahun 2027.
Sebagai informasi, JECX menegaskan bahwa dana hasil penjualan saham dari pemegang saham penjual sepenuhnya menjadi hak pemegang saham tersebut, dan perusahaan tidak menerima bagian dari porsi divestasi tersebut.