Menteri PU: Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Capai 78 Persen

Senin, 15 Juni 2026 | 22:32:01 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa progres pembangunan sekolah rakyat (SR) secara rata-rata nasional telah mencapai 78 persen. 

Ia menargetkan gedung sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA dapat segera digunakan agar siswa bisa menempati ruang kelas baru pada tahun ajaran mendatang, Juli 2026.

"Kita tetap optimistis. Minimum gedung SD, SMP, dan SMA bisa kita selesaikan dulu agar adik-adik bisa masuk ke sekolah yang baru di tahun ajaran baru pada Juli nanti. Kalaupun ada beberapa tempat yang belum 100 persen tuntas, minimal harus sudah fungsional," ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Dody memberikan apresiasi terhadap kemajuan proyek Sekolah Rakyat (SR) 2 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang kini telah masuk ke dalam "zona hijau" atau sesuai target. 

Meskipun sempat terkendala akses jalan desa yang rusak akibat alat berat, pihak kontraktor berhasil melakukan perbaikan sebagai langkah ekstra. 

Kendala serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah lain, seperti di Brebes yang mengharuskan pembangunan jembatan bailey sementara untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas warga.

Terkait tantangan lapangan, Dody memetakan adanya perbedaan kendala antarwilayah:

Pulau Jawa: Tantangan utama terletak pada fase arsitektural dan finishing yang membutuhkan ketelitian tinggi serta tenaga kerja terampil.

Luar Pulau Jawa (Sumatera, Maluku, Sulawesi): Kendala utama berkaitan dengan infrastruktur logistik dan akses pengiriman material dari pelabuhan atau bandara menuju titik lokasi sekolah.

Pembangunan masif sekolah rakyat ini merupakan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto. 

Program ini diprioritaskan sebagai upaya strategis untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia melalui penyediaan akses pendidikan yang layak

Terkini