PT Timah (TINS) Siapkan Capex Rp 450 Miliar untuk Ekspansi Smelter

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:45:02 WIB
PT Timah Tbk (TINS).

JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) mulai memetakan kebutuhan ekspansi dan pengembangan usaha untuk periode tahun buku 2026. 

Emiten pertambangan timah pelat merah ini telah mengantongi persetujuan dari para pemegang saham untuk mengalokasikan anggaran belanja modal (capital expenditure atau capex) mencapai ratusan miliar rupiah. 

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Timah Tbk, Fina Eliani, mengungkapkan bahwa anggaran belanja modal tersebut telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). 

"Besaran dari capex yang telah disetujui pemegang saham berdasarkan RKAP kurang lebih di Rp 450-an miliar," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Fina menjelaskan, sumber pendanaan capex tahun depan akan mengandalkan sisa laba bersih tahun buku 2025 yang dialokasikan sebagai laba ditahan. 

Keputusan ini sejalan dengan hasil RUPST yang menetapkan dividend payout ratio sebesar 50%, sementara sisanya akan diputar kembali untuk memperkuat struktur permodalan dan kebutuhan pengembangan usaha perseroan. 

Sebelumnya, PT Timah mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,31 triliun pada tahun 2025, meningkat 10,08% secara tahunan (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,19 triliun. 

Atas capaian tersebut, TINS bakal membagikan dividen sebesar Rp 656,8 miliar atau setara 50% dari total laba bersih.

Terkait arah penggunaan dana, Fina menjelaskan bahwa perseroan masih akan berfokus pada penguatan bisnis inti di sepanjang tahun 2026. 

Prioritasnya adalah menggenjot kapasitas produksi smelter guna memperbaiki kinerja operasional yang sempat mengalami tekanan di sepanjang periode tahun 2025. 

"Jadi fokus PT Timah di tahun 2026 masih sama dengan 2025, penguatan dari sisi core bisnis. 

Di mana di tahun 2026 Timah akan lebih ke arah peningkatan kapasitas produksi smelter, yang cenderung mengalami penurunan di tahun 2025 tetapi mengalami peningkatan di tahun 2026," terangnya.

Selain itu, TINS juga mengalokasikan capex untuk mendukung aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui pengurangan penggunaan listrik secara bertahap. "Terkait ESG sebetulnya mayoritas capex Timah itu lebih ke arah peningkatan kapasitas produksi. Dan khusus ESG kami lebih ke arah bagaimana kami mengurangi penggunaan listrik dengan penambahan panel surya di salah satu fasilitas produksi kami di Muntok dan juga di anak perusahaan," pungkas Fina.

Terkini