InJourney Airports Siapkan Penerbangan Tambahan Arus Balik

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:21:45 WIB
InJourney Airports Siapkan Penerbangan Tambahan Arus Balik

JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menegaskan kesiapan untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2026 dengan menyiapkan penerbangan tambahan. 

Layanan extra flight ini bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat yang kembali ke kota asal setelah libur Idul Fitri, sekaligus menjaga kenyamanan dan kelancaran operasional bandara.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyampaikan bahwa pengaturan slot time penerbangan menjadi kunci optimalisasi. “Ini sejalan dengan tumbuhnya permintaan perjalanan udara pada arus balik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu, 25 Maret 2026 di Jakarta. 

Langkah ini diambil bersama maskapai dan pemangku kepentingan untuk memastikan kapasitas bandara mampu mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang.

Data InJourney Airports menunjukkan lonjakan signifikan jumlah penumpang pada arus balik awal. Pada 22 Maret 2026, tercatat 468.604 penumpang dengan 3.265 penerbangan di 37 bandara yang dikelola. 

Angka ini meningkat 14,4 persen menjadi 536.109 penumpang dengan 3.636 penerbangan pada 23 Maret. Sementara itu, pada 24 Maret 2026, penumpang mencapai 583.815 atau naik 8,9 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Persiapan penerbangan tambahan di seluruh bandara

InJourney Airports memastikan seluruh bandara berada dalam kondisi siaga, terutama dalam menghadapi peak hour. Optimalisasi slot time dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan maskapai, baik pada keberangkatan maupun kedatangan pesawat. 

Pahlevi menegaskan, pihaknya fokus menyediakan akses tambahan bagi extra flight yang dioperasikan, sehingga kapasitas transportasi udara dapat mencukupi permintaan arus balik.

Sebagai bagian dari antisipasi, seluruh fasilitas bandara juga ditingkatkan. Koordinasi dengan pemangku kepentingan dilakukan untuk mempercepat penanganan bagasi penumpang, memastikan transportasi publik tersedia, serta mempermudah akses dari dan menuju bandara. 

Dengan persiapan ini, bandara di bawah manajemen InJourney Airports diproyeksikan melayani sekitar sembilan juta penumpang sepanjang angkutan Lebaran.

Jumlah dan distribusi extra flight

Selama periode Lebaran 13–21 Maret 2026, InJourney Airports mencatat sekitar 2.400 extra flight telah dioperasikan di berbagai rute. Khusus pada arus balik, jumlah penerbangan tambahan terus meningkat setiap hari:

  • 22 Maret 2026: 124 extra flight
  • 23 Maret 2026: 211 extra flight
  • 24 Maret 2026: 284 extra flight
  • 25 Maret 2026: 119 extra flight (direncanakan)
  •  
  • Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga periode angkutan Lebaran berakhir pada 30 Maret 2026. Penerbangan tambahan ini berada di luar jadwal reguler maskapai, sehingga memberikan fleksibilitas lebih bagi penumpang yang ingin kembali lebih awal atau menyesuaikan jadwal penerbangan mereka.

Fokus pada pelayanan dan aksesibilitas

Selain pengoperasian extra flight, InJourney Airports menitikberatkan pelayanan prima bagi penumpang. Penanganan bagasi ditingkatkan agar proses kedatangan dan keberangkatan lebih cepat. 

Akses menuju bandara juga diperluas melalui ketersediaan transportasi publik dan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengurangi kemacetan di sekitar bandara.

Pahlevi menekankan bahwa keseluruhan upaya ini adalah bagian dari komitmen InJourney Airports dalam memperkuat konektivitas nasional. 

Dengan pengelolaan slot penerbangan yang efisien dan fasilitas bandara yang memadai, penumpang dapat menikmati perjalanan lebih lancar, nyaman, dan tepat waktu, tanpa terganggu antrian panjang atau keterlambatan operasional.

Kesiapan menghadapi puncak arus balik

Dengan meningkatnya trafik harian, InJourney Airports telah menyiapkan tim siaga 24 jam di setiap bandara. 

Semua pihak, termasuk maskapai, staf operasional, dan pengelola fasilitas pendukung, bekerja sama untuk menyesuaikan operasional dengan dinamika jumlah penumpang. Langkah ini memastikan arus balik Lebaran dapat berjalan aman dan lancar.

Selain itu, pengaturan jadwal keberangkatan dan kedatangan yang fleksibel juga membuat maskapai dapat menambah frekuensi penerbangan saat dibutuhkan, menanggapi tren lonjakan penumpang secara real time. 

Strategi ini diharapkan menjaga kenyamanan pengguna transportasi udara, sekaligus memperkuat reputasi InJourney Airports sebagai pengelola bandara profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Terkini