JAKARTA - Berlibur ke Medan tidak lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh khas dari kota ini.
Selain Bika Ambon yang sudah sangat populer, ada beragam makanan dan minuman lainnya yang bisa dijadikan buah tangan untuk keluarga atau teman.
Beberapa di antaranya memiliki keunikan rasa, sejarah panjang, dan tahan lama sehingga cocok untuk perjalanan jauh.
Kota Medan, sebagai pusat kuliner di Sumatra Utara, menawarkan banyak pilihan oleh-oleh yang menarik. Dari kue manis hingga camilan gurih dan minuman segar, semuanya mencerminkan kekayaan kuliner lokal.
Berikut daftar rekomendasi sembilan oleh-oleh khas Medan yang wajib dicoba dan dibawa pulang.
1. Bika ambon
Kue ini memiliki beberapa versi cerita tentang asal-usul namanya. Ada yang mengatakan diambil dari lokasi pertama dijual di Jalan Ambon, ada pula cerita dari pedagang Tionghoa yang bertemu orang Ambon, hingga versi lain mengatakan ambon merujuk pada teksturnya yang lembut.
Terlepas dari sejarahnya, Bika Ambon tetap menjadi primadona oleh-oleh khas Medan karena rasanya yang legit dan aroma khasnya.
2. Lapis legit
Kue lapis legit terkenal dengan lapisan tipisnya yang cantik serta aroma cengkih dan kayu manis yang khas. Pertama kali dikembangkan pada masa kolonial Belanda, kue ini juga dikenal dengan nama spekkoek. Lapis legit sering dijadikan pilihan oleh-oleh karena tampilannya yang elegan dan rasanya yang manis gurih.
3. Bolu meranti
Bolu gulung dengan isian krim berbagai rasa ini mulai membuka gerai sendiri pada tahun 2005. Bolu Meranti sukses memikat banyak orang dengan tekstur lembut dan pilihan rasa yang variatif.
Berlokasi di Jalan Kruing No.2K dan Jalan S.M. Raja No.19B Medan, bolu ini bisa dibawa pulang dengan harga sekitar Rp 80.000 per buah, cocok untuk keluarga maupun teman.
4. Pancake durian
Durian adalah salah satu ikon kuliner Medan. Pancake durian hadir sebagai olahan kreatif dari buah ini, dibalut kulit dadar lembut dengan berbagai warna alami, seperti hijau, kuning, atau merah.
Pancake ini tidak hanya enak disantap di tempat, tapi juga bisa menjadi oleh-oleh menarik karena tampilan dan rasanya yang menggoda.
5. Pia tamiang
Pia tamiang adalah kue kering khas Medan yang memiliki masa simpan cukup lama, membuatnya ideal sebagai oleh-oleh untuk perjalanan jauh.
Teksturnya yang kering mencegah pertumbuhan jamur, dan harganya pun terjangkau, mulai sekitar Rp 50.000 per kotak. Pia ini menjadi favorit bagi mereka yang menginginkan camilan manis praktis dan tahan lama.
6. Kacang sihobuk
Sekilas tampak seperti kacang biasa, tapi proses pembuatan kacang sihobuk unik karena direndam 3-5 jam sebelum disangrai bersama pasir. Camilan ini memiliki rasa gurih yang khas dan bisa dijadikan oleh-oleh dengan harga sekitar Rp 70.000 per kilogram. Kacang sihobuk cocok untuk teman ngemil keluarga atau rekan kerja.
7. Teri bajak
Teri bajak merupakan camilan gurih pedas yang pas dijadikan oleh-oleh untuk anak kos atau perantau. Rasanya yang pedas dan asin menjadikannya teman makan nasi yang praktis. Selain itu, ketahanannya yang lama membuat camilan ini lebih ekonomis untuk dibawa pulang.
8. Sirup markisa
Sirup markisa adalah minuman segar yang asam manis dan cocok dinikmati saat cuaca panas. Sirup ini bisa disajikan bersama es batu untuk sensasi lebih menyegarkan. Sebagai oleh-oleh, sirup markisa mudah dibawa pulang dan menjadi favorit keluarga untuk stok di rumah.
9. Kopi Sidikalang
Kopi Sidikalang berasal dari daerah Sidikalang dengan tingkat keasaman rendah, sehingga aman bagi mereka yang sensitif terhadap lambung. Kopi ini memiliki rasa premium dan sering dicari oleh pecinta kopi. Bentuk bubuk kopi bisa didapatkan dengan harga mulai Rp 30.000 per 250 gram, cukup terjangkau untuk oleh-oleh khas Medan yang berkualitas.
Kesembilan oleh-oleh khas Medan ini menghadirkan beragam pilihan bagi wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa lokal. Mulai dari kue manis, camilan gurih, hingga minuman segar dan kopi premium, semuanya menonjolkan kekayaan kuliner Medan. Dengan variasi rasa, tekstur, dan ketahanan yang baik, oleh-oleh ini pasti memuaskan siapa saja yang menerimanya.]