Stok Beras Dan Minyak Goreng Aman Warga Diimbau Tenang

Selasa, 10 Maret 2026 | 11:07:54 WIB
Stok Beras Dan Minyak Goreng Aman Warga Diimbau Tenang

JAKARTA - Menjelang periode konsumsi tinggi seperti bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, isu ketersediaan bahan pangan sering kali menjadi perhatian masyarakat. 

Kekhawatiran terhadap stok pangan terkadang memicu perilaku pembelian berlebihan atau panic buying, terutama ketika muncul berbagai informasi terkait kondisi pasokan di pasar.

Namun pemerintah melalui Perum Bulog memastikan bahwa kondisi cadangan pangan nasional masih berada pada level yang aman. Pasokan sejumlah komoditas pokok seperti beras dan minyak goreng disebut tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.

Upaya menjaga stabilitas pangan dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari penyerapan hasil panen dalam negeri hingga penguatan distribusi ke berbagai daerah. 

Selain itu, kebijakan pemerintah juga memastikan ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat tetap terjaga melalui skema pasokan khusus untuk kebutuhan domestik.

Karena itu masyarakat diimbau tidak terpancing untuk melakukan pembelian secara berlebihan. Pemerintah menegaskan bahwa stok pangan nasional berada dalam kondisi aman sehingga masyarakat diharapkan tetap berbelanja secara bijak dan sesuai kebutuhan.

Stok Beras Nasional Dipastikan Aman Dan Terus Bertambah

Perum Bulog memastikan stok pangan pokok, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. 

Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, kendati menjelang Hari Raya Idul Fitri ataupun di tengah dinamika geopolitik global.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang disimpan di gudang perusahaan telah mencapai 3,74 juta ton. Jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang tengah berlangsung di semua daerah.

"Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton," ujar Ahmad Rizal.

Pasokan Minyak Goreng Juga Terjaga Melalui Kebijakan DMO

Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga. Hal ini didukung kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang mengalokasikan sekitar 46 juta liter minyak goreng merek Minyakita setiap bulan.

Ahmad Rizal bilang, dengan dukungan pasokan tersebut, maka ketersediaan beras dan minyak goreng bagi masyarakat tetap aman.

"Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Harga Sembako Dipantau Relatif Stabil Di Pasaran

Selain dua komoditas utama tersebut, Ahmad Rizal memastikan ketersediaan bahan pokok lainnya terpantau mencukupi. Ia menuturkan, berdasarkan pemantauan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako relatif stabil dan terkendali di pasaran.

Menurutnya, Bulog bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan.

Langkah ini dilakukan agar distribusi bahan pokok tetap lancar sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar.

Masyarakat Diimbau Tidak Melakukan Pembelian Berlebihan

Maka dari itu, dia menekankan agar masyarakat tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

"Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar," pungkas Ahmad Rizal.

Imbauan ini sekaligus menjadi pesan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh kekhawatiran yang dapat memicu lonjakan permintaan secara tidak wajar. Dengan stok pangan yang cukup serta distribusi yang terus diperkuat, pemerintah memastikan kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan baik.

Terkini